Tanah Datar, Haluan Demokrasi- Kegiatan sosialisasi pencegahan terhadap anak yang di prakarsai oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Datar, di laksanakan di aula kantor camat Salimpaung, Selasa (5/8). Kegiatan ini mencakup dua kecamatan, Kecamatan Tanjung dan Kecamatan Salimpaung, Camat Tanjung Baru dan di ikuti oleh peserta mulai dari Walinagari, KAN, BPRN, Bundo Kandung, serta pemuda dan tokoh masyarakat dari dua kecamatan tersebut.
Khairunnas Y, SSTP, MM selaku Camat Salimpaung pada kata sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Tanah Datar terhadap masyarakat khususnya anak generasi bangsa.
“Ini adalah bentuk perhatian Bupati Tanah Datar dalam bentuk pembangunan non fisik, yaitu pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia) masyarakatnya melalui kegiatan sosialisasi ini, karena kekayaan yang sebenarnya dari sebuah negeri ini bukan sumber daya alamnya tapi adalah kualitas manusianya. Jadi semoga majelis ilmu yg dilaksanakan oleh pemda melalui dinas sosial ini bisa merubah paradigma masyarakat untuk peningkatan SDM masyarakat, khususnya perhatian dan fokus kita terhadap anak-anak kita calon generasi menuju Indonesia Emas,” tutur Khairunnas.
Khairunnas juga berpesan agar masyarakat bisa mengikuti majelis ilmu ini dengan serius agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat dalam membina anak kemenakan yang membentuk generasi yg sesuai dengan landasan Tanah Datar, adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah.
Yuri Yasmin, selaku Kepala Bidang PPKPA (Pencegahan Perlindungan Kekerasan Perempuan dan Anak) selaku narasumber menyampaikan pentingnya kegiatan pencegahan terhadap kekerasan anak sesuai dengan UU 45 Tahun 2014.
“Kekerasan adalah setiap perbuatan terhadap anak yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, psikis, seksual dan atau penelantaran, termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara hukum. Artinya anak itu sendiri di lindungi secara hukum. Kami sudah banyak menerima tentang laporan kekerasan terhadap anak. Dan sudah banyak yang kami selesaikan dengan melibatkan semua orang yang punya peran, Upaya pencegahan juga sudah kita lakukan dari sedini mungkin, namun masih banyak masyarakat kita khususnya orang tua yang tidak paham dengan undang-undang ini,” papar Yuri Yasmin.
Lebih lanjut, Yasmin juga mengatakan faktor lingkungan juga menjadi penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak.
“Dari korban yang kami dampingi, kebanyakan mereka tidak penuh mendapat perhatian dari lingkungan terutama orang tua. Dwi sinilah peran kita selaku ninik mamak, Bundo kanduang hadir untuk memotivasi dan mensupport khusunya mental anak. Apalagi sering terjadi di lingkungan sekolah. Baik itu bentuk kekerasan secara fisik, psikis ataupun yang lainnya. Itulah kami berharap hari ini kami kumpulkan bapak ibu untuk mencari solusi dan memberikan edukasi serta support secara penuh terhadap keluarga, lingkungan khususnya terhadap anak kita,” lanjutnya.
“Anak juga punya hak untuk kita penuhi. Mulai dari hak mereka untuk bermain, pendidikan, perlindungan, identitas, status kebangsaan, makanan, akses kesehatan, rekreasi, kesamaan dan hak untuk memiliki peran dalam pembangunan, ayo bersama kita bangun kembali karakter anak untuk menjadikan anak-anak kita menjadi generasi yang tawakal, tangguh dan cerdas,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga di hadiri oleh Kasat Narkoba Polres Tanah Datar, AKP Muhammad Arvi, SH. MH dan Kasat Intel Polres Tanah Datar, AKP Dailalul Khairat selaku narasumber.