Tanah Datar, Haluan Demokrasi- Musyawarah Nagari (Musnag) Rao Rao terkait penyusunan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) tahun 2026 serta Daftar Usulan (DU) RKP tahun 2027, Kamis (24/7) di laksanakan di aula SD N 11 Rao, Kecamatan Sungai Tarab. Kegiatan ini di hadiri oleh Camat Sungai Tarab, Walinagari dan perangkat, Ketua KAN dan BPRN, OPD Kabupaten Tanah Datar, Forkopimca Kecamatan Sungai Tarab, UPT kecamatan, Kepala SD N 11 Rao Rao, tokoh masyarakat serta mahasiswa KKN UNAND.
Ketua BPRN Nagari Rao Rao, Erifuadi Nazar, mengingatkan bahwa musyawarah nagari ini bertujuan untuk mencapai dan memaksimalkan pembangunan yang ada di Nagari Rao Rao.
“Sesuai dengan regulasi dan RPJM Daerah, musyawarah nagari ini merupakan penataan, perencanaan dan pemanfaatan nagari. Kami selaku BPRN Nagari, selalu menyelenggarakan kegiatan ini tiap tahunnya dengan agenda daftar usulan ke nagari. Termasuk dalam pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan serta penanggulan bencana yang ada di nagari,” ujar Erifuadi Nazar.
“Kami berharap, hasil yang di capai semoga sesuai dengan harapan kita yaitu maksimal. Semoga dengan musyawarah nagari ini bisa memberikan aspira dan wacana kedepannya untuk kesejahteraan Nagari Rao Rao,” tutupnya.
Pada kesempatan itu, Ade Raunas, SE selaku Walinagari Rao Rao menyampaikan tentang pentingnya regulasi dan transparansi informasi dalam melaksanakan agenda kegiatan Nagari Rao Rao.
“Alhamdulillah, saat ini musyawarah nagari untuk penyusunan RKP tahun 2026 dan pengusulan DU RKP tahun 2026 bisa kita laksanakan. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan pada kegiatan ini, pertama terkait pengelolaan sampah yang sudah menjadi prioritas kegiatan nagari. Kita sudah melaksanakan pelatihan bank sampah dengan beternak magot. Lalu, tentang adat salingka nagari, bagaimana nantinya kita mengatur tentang adat demi tetap melestarikan dan menjaga adat budaya kita di nagari saat ini, juga masalah stunting yang saat ini juga menjadi agenda rutin kegiatan nagari,” jelas Ade Raunas.
Lebih lanjut, Ade Raunas juga mengingatkan terkait transparansinya regulasi pada setiap kegiatan.
“Kami selalu mengutamakan transparansi pada setiap kegiatan. Mohon di musyawarah ini nantinya berikan usulan yang sifatnya membangun dan untuk kesejahteraan Nagari Rao Rao kedepannya nanti,” imbuh Ade Raunas.
Terakhir, Walinagari juga menghimbau agar masyarakat hati-hati dalam membuka lahan pertanian, karena akhir-akhir ini sering terjadinya kebakaran.
“Tetap waspada dan selalu berhati-hati, juga terkait keamanan dimana belakangan ini sering terjadinya pencurian di kebun terkait hasil pertanian, kami berharap aktivitas ronda bisa kita laksanakan kembali, untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan di nagari kita,” pungkasnya.
Musyawarah Nagari Rao Rao, Ade Raunas Tekankan Pentingnya Regulasi dan Transparansi Kegiatan Nagari
Tanah Datar
Musyawarah Nagari (Musnag) Rao Rao terkait penyusunan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) tahun 2026 serta Daftar Usulan (DU) RKP tahun 2027, Kamis (24/7) di laksanakan di aula SD N 11 Rao, Kecamatan Sungai Tarab. Kegiatan ini di hadiri oleh Camat Sungai Tarab, Walinagari dan perangkat, Ketua KAN dan BPRN, OPD Kabupaten Tanah Datar, Forkopimca Kecamatan Sungai Tarab, UPT kecamatan, Kepala SD N 11 Rao Rao, tokoh masyarakat serta mahasiswa KKN UNAND.
Ketua BPRN Nagari Rao Rao, Erifuadi Nazar, mengingatkan bahwa musyawarah nagari ini bertujuan untuk mencapai dan memaksimalkan pembangunan yang ada di Nagari Rao Rao.
“Sesuai dengan regulasi dan RPJM Daerah, musyawarah nagari ini merupakan penataan, perencanaan dan pemanfaatan nagari. Kami selaku BPRN Nagari, selalu menyelenggarakan kegiatan ini tiap tahunnya dengan agenda daftar usulan ke nagari. Termasuk dalam pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan serta penanggulan bencana yang ada di nagari,” ujar Erifuadi Nazar.
“Kami berharap, hasil yang di capai semoga sesuai dengan harapan kita yaitu maksimal. Semoga dengan musyawarah nagari ini bisa memberikan aspira dan wacana kedepannya untuk kesejahteraan Nagari Rao Rao,” tutupnya.
Pada kesempatan itu, Ade Raunas, SE selaku Walinagari Rao Rao menyampaikan tentang pentingnya regulasi dan transparansi informasi dalam melaksanakan agenda kegiatan Nagari Rao Rao.
“Alhamdulillah, saat ini musyawarah nagari untuk penyusunan RKP tahun 2026 dan pengusulan DU RKP tahun 2026 bisa kita laksanakan. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan pada kegiatan ini, pertama terkait pengelolaan sampah yang sudah menjadi prioritas kegiatan nagari. Kita sudah melaksanakan pelatihan bank sampah dengan beternak magot. Lalu, tentang adat salingka nagari, bagaimana nantinya kita mengatur tentang adat demi tetap melestarikan dan menjaga adat budaya kita di nagari saat ini, juga masalah stunting yang saat ini juga menjadi agenda rutin kegiatan nagari,” jelas Ade Raunas.
Lebih lanjut, Ade Raunas juga mengingatkan terkait transparansinya regulasi pada setiap kegiatan.
“Kami selalu mengutamakan transparansi pada setiap kegiatan. Mohon di musyawarah ini nantinya berikan usulan yang sifatnya membangun dan untuk kesejahteraan Nagari Rao Rao kedepannya nanti,” imbuh Ade Raunas.
Terakhir, Walinagari juga menghimbau agar masyarakat hati-hati dalam membuka lahan pertanian, karena akhir-akhir ini sering terjadinya kebakaran.
“Tetap waspada dan selalu berhati-hati, juga terkait keamanan dimana belakangan ini sering terjadinya pencurian di kebun terkait hasil pertanian, kami berharap aktivitas ronda bisa kita laksanakan kembali, untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan di nagari kita,” pungkasnya. (Dwi)