Tanah Datar, Haluan Demokrasi- Musyawarah Nagari (Musnag) yang di laksanakan oleh Nagari Tabek, di laksanakan di Balairung Sari, Nagari Tabek Kecamatan Pariangan, Rabu (25/6). Kegiatan ini di buka oleh Walinagari Tabek, Rispel Murni yang di hadiri oleh Camat Pariangan mewakili, Ketua BPRN Tabek beserta anggota, Dinas Perhubungan, Forkopimca Kecamatan Pariangan, Pendamping Desa kabupaten dan kecamatan (P3MD), lembaga unsur nagari, kelompok pemberdayaan masyarakat serta ibu PKK Nagari Tabek dan masyarakat Nagari Tabek.
Ketua BPRN Nagari Tabek, Drs. Mushardi, MM secara resmi membuka kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa kita laksanakan hari ini dengan hadirnya mayoritas undangan yang sudah kita sampaikan. Kami berharap, usulan-usulan yang di usulkan oleh masyarakat hendaknya terkait prioritas penggunaan dana desa. Sudah terpenuhi kegiatan wajib atau pokok, baru kita laksanakan kegiatan tambahan sesuai dengan Permendes no 7 2023 tentang prioritas dana desa. Semoga nanti usulan-usulan itu bisa terverifikasi dengan baik oleh tim RKP, juga hendaknya RKP yang telah di susun nantinya di nagari akan sesuai dengan program pemerintah daerah untuk tahun 2026 nanti,” jelas Mushardi pada kata sambutannya.
Rispel Murni, pada kesempatan itu menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk langkah awal menampung aspirasi masyarakat dan menyusun agenda kegiatan tahun 2025-2026.
“Kegiatan ini adalah cermin dan bayang untuk tahun 2026. Artinya hasil musyawarah kita ini, akan kita rasakan nanti seperti apa bentuk nagari kita di tahun 2026. Kami ingin menampung aspirasi yang ada di masing-masing jorong. Sesuai dengan RAB yang ada, sesuai dengan perencanaan kita bersama BPRN, tentu kita ingin tau kedepannya bagaimana corak dan warna nagari kita di tahun berikutnya. Juga sesuai dengan visi misi Walinagari, salah satunya yaitu peningkatan tentang air bersih. Dimana itu juga menjadi skala prioritas bagi kita semua,” papar Rispel.
Lebih lanjut, Rispel juga menegaskan bahwasanya bagaimana nanti usulan-usulan dari masyarakat itu bisa di koordinir untuk menjadi program tahun depan.
“Kami dalam pemerintahan nagari membiasakan yang benar. Artinya kami berpatokan kepada regulasi. Apa yang telah di rencanakan kegiatan di tahun 2024 dan realisasinya di tahun 2025, tentu semuanya kami harapkan sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada,” lanjutnya.
“Untuk realisasi kegiatan tahun 2024, di tahun 2025 ini sudah ada beberapa yang sudah kita laksanakan seperti penyuluhan tentang narkoba yang kita bekerjasama langsung dengan Polres Tanah Datar. Juga ada tentang pos yandu, penyuluhan PHBS, pengelolaan limbah ternak, yayasan transportasi kader pos yandu dan KPM, jasa transportasi pendidikan TK Paud serta pelatihan kader,” jelas Rispel.
Sementara, untuk pembangunan insfratruktur yang akan di realisasikan untuk tahun 2025, yaitu pembangunan TK Balairung Sari, pelatihan petani milenial, pelatihan budidaya dan pemasaran holtikultura, penyertaan modal Bumnag untuk ketahan pangan, ujar Rispel Murni.
Terakhir, Rispel juga mengingatkan agar dalam menentukan usulan agar di kaji dan di paparkan lebih dalam lagi supaya nantinya sesuai dengan keinginan masyarakat.
“Yang penting tetap berpatokan pada aturan dan regulasi yang ada. Semoga Nagari Tabek bisa mencapai target dan apa yang sudah di inginkan masyarakat kedepannya nanti,” pungkas Rispel.