Tanah Datar, Haluan Demokrasi-Acara konsultasi publik mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang) tahun 2026, Senin (24/3) yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, di pimpin langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE. MM dan Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, SPs, i bersama anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Zudafri Darma, SH. Acara ini juga di hadiri oleh unsur Forkopimda Tanah Datar dan berbagai kelompok masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra mengajak seluruh peserta untuk memberikan masukan dan aspirasi terkait program-program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2026. RPJMD dan Musrenbang RKPD adalah proses penting yang akan menentukan arah pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan. Oleh karena itu, Bupati Eka Putra menekankan pentingnya partisipasi aktif dari semua pihak untuk memastikan perencanaan pembangunan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Musrenbang RKPD dan RPJMD adalah langkah penting untuk memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat Tanah Datar. Kami mengundang semua elemen memberikan saran dan masukan, karena keberhasilan pembangunan ini akan sangat bergantung pada partisipasi kita bersama,” kata Bupati Eka Putra dalam sambutannya.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Zuldafri Darma SH, juga menyampaikan pandangannya mengenai berulangkali menekankan pentingnya sebuah perencanaan yang matang karena salah merencanakan, artinya merencanakan kegagalan minimal 5 tahun ke depan untuk pembangunan daerah di kabupaten Tanah Datar. Kemudian perencanaan harus ada keselarasan dan singkronisasi antara pemerintah pusat , provinsi dan kabupaten.
“Saya mengapresiasi langkah Bupati Tanah Datar untuk melibatkan jajaran masyarakat di Kabupaten Tanah Datar dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan. Pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya perlu dilihat dari segi infrastruktur, tetapi juga dari aspek sosial dan kesejahteraan masyarakat. Musrenbang dan RPJMD adalah kesempatan kita untuk merumuskan bersama apa yang terbaik untuk Tanah Datar ke depan,” ujar H. Zuldafri Darma.
Pada acara tersebut, berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat Tanah Datar terkait kebutuhan pembangunan, seperti peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, disampaikan dengan antusias. Masyarakat berharap agar program-program yang ditawarkan dalam RPJMD dan RKPD dapat menjawab tantangan pembangunan di daerah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bupati Eka Putra menyatakan bahwa masukan dari masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan program-program pembangunan untuk 2026.
“Kami akan mempertimbangkan setiap aspirasi yang masuk, dan bersama-sama kita akan merumuskan program-program yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanah Datar,” tambahnya.
Acara ini diakhiri dengan penyerahan hasil diskusi dan rekomendasi dari peserta yang kemudian akan dijadikan acuan dalam penyusunan dokumen RPJMD dan RKPD untuk tahun 2026. Konsultasi publik seperti ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merancang pembangunan yang lebih baik, lebih inklusif, dan berkelanjutan. (Dwi)